CV. Hansa Indo Perkasa

Humidity Lutron

Humidity meter adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mengukur jumlah air dan kelembaban dalamsebuah objek tertentu. Alat ini dapat mengukur kelembaban, aliran udara, dan tingkat suhu suatu zat. Humidity Meterjuga dapat menentukan apakah suatu zat layak untuk digunakan dalam suatu lingkungantertentu atau kondisi perindustrian. Alat ini biasanya dilengkapi dengan layar LCD untuk menampilkna hasil pengukuran.

elain fungsi dasar tersebut, terdapat beberapa jenis humidity meter yangbiasanya digunakan oleh para ahli pada industri tertentu. Humidity meter memiliki kegunaan yang berbeda-beda berbeda, hal ini dikarenakan kualitas udara dapat memiliki efek yang berbeda terhadap lingkungannya. Berikut ini adalah 5 fungsi dan kegunaan humidity meter pada kehidupan sehari-hari.

1. Badan Meteorologi Badan meteorologi jelas menggunakan humidity meter untuk memantau data penting tentang pola cuaca.

2. Ruang PenyimpananRuang-ruang penyimpanan dan pengarsipan juga merupakan salah satu tempat yang harus dijaga tingkat kelembabannya. Seperti pada ruang penyimpanan barang-barang karya seni dimana barang antik harus disimpan dalam rentang suhu, kelembaban, dan cahaya yang tepat.

3. Tanaman Hidroponik Salah satu penggunaan yang paling umum humidity meteradalah pada tanaman hidroponik yang tumbuh di dalam ruangan. Beberapa jenis tanaman memang membutuhkan rentang kelembaban tertentu untuk dapattumbuh dan berkembang. Humidifier atau dehumidifiers menambah atau menghapus uap air dari udara, dan kelembaban meter perlu tahu kapan perangkat ini harus diaktifkan atau dinonaktifkan. Karena tanaman juga memiliki persyaratan suhu khusus, banyak humidity meter juga tersusun dari sebuah termometer elektronik.

4. Industri Kayu Dalam industri kayu, pekerja menggunakan humidity meteruntuk menentukan kadar air kayu untuk menentukan apakah kayu tersebut layak digunakan.

5. Industri Beton Untuk industri beton, humidity meter mampu mendeteksi bahan partikel kecil yang dapat ditemukan dalam beton, termasuk kepadatan dan sifat-sifat kimia beton. Keduanya diukur karena hal itu dapat mempengaruhi bagaimanareaksi beton ketika sudah kering, dan juga menganalisa bagaimana kadar air bereaksi dengan kelembaban beton yang relatif dengan kelembaban di udara sekitarnya.


Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Ingin menghubungi kami?
Klik tombol dibawah
Logo IDT
Chatbot